Pacalbalung Sukses Gelar Lomba Agustusan 2017 di Lapangan Voli Mbah Toro


Meriahnya acara lomba Agustusan di Lapangan Mbah Toro. Foto : Dokpri
Halo sedulur Sidoagung dimanapun kalian berada, pada kangen gak nih sama kampung halaman kita, terutama yang tinggalnya di dusun Pacalbalung Desa Sidoagung tercinta ini. Saya yakin yang di perantauan belum bisa pulang karena lagi jadi Bang Toyib sama Bu Toyib, pasti suka mengandai andai dan berangan angan “kayak apa ya kampung halamanku di Pacalbalung sana, kangen pengen pulaaaang…. hiks hiks”

Gak usah galau, karena di blog portal berita carbalung ini, saya sebagai penulis yang sekaligus warga carbalung, akan mengabarkan sedikit tentang kampung tercinta ini, bertepatan dengan perayaan kemerdekaan  17 Agustus 2017.

Btw di tempat kalian pada main lomba apa nih ? lomba panjat pinang ? lomba balap karung ? lomba mewarnai hati yang kelam karena tak kunjung dapat jodoh ? atau mungkin lomba panjat yang belum di pinang karena karena ternyata si doi di pinang orang ? wkwkwk…..sabar ya, takdir kita yang menentukan, asalkan rajin berdoa dan berusaha pasti semua ada solusinya. 

Jadi pas bulan Agustus 2017 ini, kampung tercinta kita ini europhorianya ramai sekali. Karena ada banyak sekali lomba Agustusan untuk memeriahkan hari kemerdekaan Negara tercinta kita ini. Seperti biasanya, setiap tahun di bulan Agustus, di lapangan Srekitik di adakan pertandingan sepak bola antar gang yang begitu menghibur warga Sidoagung di setiap sore. Untuk kemaren dimulai dari tanggal 3 sampai 18 Agustus. Dan di menangkan oleh gang Prapatan. Untuk gang Pacalbalung kalah 1-0 oleh Ketegong dan tidak masuk 3 besar.

Sepakbola di lapangan srekititk. Foto : Restu Rizal
Yah, namanya juga pertandingan, ada yang kalah ada yang menang. Untuk pacalbalung dulu pernah menang saat 2015 dapat juara 1 dan 2016 dapat juara 3 kalau gak salah. Emang susah sih menang, karena lawanya berat berat. Mungkin karena jarang terlatih, la wong gak pernah main bola, secara kan gak ada lapangan buat main bola.

Berlari dari lomba sepakbola, kita lanjut ke lomba yang di tunggu tunggu, yaitu lomba anak anak, ibu ibu dan semua warga. Pada tanggal 27 Agustus kemarin, di Lapangan Voli Mbah Toro di adakan lomba agustusan yang di ikuti banyak warga, mulai dari anak anak sampai emak emak. 

Lomba di awali dengan lomba karaoke di malam minggu. Di saat itu kita semua tertawa riang tanpa ada beban apapun. Apapun perbedaan yang ada, yang tadinya kesuh kesuhan jadi akrab kembali dalam kebersamaan.

Lomba karaoke. Foto : Dokpri
MC sedang membawakan acara. Foto : Dokpri
Btw bang Toyib dan Bu Toyib kangen gak baca tulisan ini ? hehehe..

Di lomba karaoke ini, kita saling berjoget sambil tertawa hahahaha…. Ada banyak lagu di nyanyikan, mulai dari lagu pop, nostalgia, dangdut, dll. Kalau saya sendiri, saya juga tak mau kalah ikut lomba karaoke, tapi kalah huhuhu.

Saya ini tak pernah nyanyi, awal awal maju ke panggung agak kagok dan grogi. Khawatir di lempar sandal sama penonton karena suara saya yang begitu “bagusnya” wkwkwk. E tapi ternyata enggak, mereka malah pada suka dan kita semua berjoget bersama hahahahaha.

Selain saya, kontestan yang lain ada Mister Tono alias Bapake Ipang. Ada Mister Suprih istrinya Bu Yuli. Ada Ema anaknya Pak Suhud yang suaranya super duper keren. Ada Mbak Nilna yang ternyata jago nyanyi. Dan masih banyak lagi yang lainya. Semoga tahun depan lomba karaoke ini bisa di adakan lagi dan lebih meriah lagi. Acara selesai jam 12 malam.

Ke-esokan harinya, ada lomba anak anak yang sangat sangat ramai sekali. Ada lomba balap karung, makan kerupuk, dan lain sebagainya. Tapi sayangnya saya gak liat hehehe jadi gak bisa cerita. 

Nah, untuk yang sore harinya, ada lomba untuk para emak emak. Seperti lomba pecah balon yang di iringi dengan goyang dangdut. Jadi di masing kaki paserta di ikat dengan tali dan kaitkan sebuah balon. Nantinya semua peserta dalam 1 kelompok berusaha memecahkan balon antar sesama peserta, dan yang menang adalah yang bisa bertahan sampai akhir namun balonya tidak pecah. 

Lomba pecah balon ini semakin seru karena di iringi lagu dangdut. Saat lagu dangdut di putar, semua peserta yang kesemunya emak emak kudu berjoget. Setelah music jeda, peserta baru beraksi memecah balon peserta yang lainya. Wah seru banget pokonya. 

Para peserta lomba pecah balon. Foto : Dokpri
Peserta sedang beraksi memecah balon. Foto : Dokpri
Lomba berikutnya yaitu mendandai wajah namun dengan mata tertutup. Setiap grup ada 5 orang yang berisi 1 perias dan 1 yang di rias. Waktu yang di butuhkan untuk merias yaitu 5 menit. Siapa yang dandannya paling bagus maka dia yang menang. Ramai sekali. Seru pokonya, apalagi saat ngeliat peserta yang alisnya tumpuk 3 karena tak tepat memulasnya. Ada juga yang giginya di lipstick wkwkwk…

Mbak Suswanti dengan riasanya. Foto : Dokpri
Mbak Itri dengan riasanya. Foto : Dokpri
Mbak Munji dengan riasanya. Foto : Dokpri
Kalau tidak salah kemarin ada 3 grup. Setiap 1 grup ada 1 orang pemenang. Dan yang menang nantinya akan di lombakan kembali untuk mengambil juara 1 - 3.

Setelah itu ada lomba tarik tambang. Untuk yang tarik tambang ini juga tak kalah seru karena para peserta pada sampai jatuh kerangkang rangkang dan tertawa terpingkal pingkal. 

Tarik tambang. Foto : Dokpri
Tarik tambang laki laki. Foto : Dokpri
Tarik tambang perempuan. Foto : Dokpri
Tarik tambang perempuan #2. Foto : Dokpri
Mbak Endang. Foto : Dokpri
Menang. Foto : Dokpri
Lomba di akhiri dengan tebak tebakan yang di pimpin oleh Mbak Risa anaknya Pak Parmo alias putune Mbah Saeri. Tebak tebakan seputar Sidoagung saja, seperti siapa Kepala Desa Sidoagung ? Siapa ketua NU Sidoagung ? Siapa ketua RW 5 dan lain sebagainya.

Btw nih yang udah lama di perantauan, tau gak siapa lurah Sidoagung sekarang ? Yup, betul sekali, jawabanya yaitu Pak Ahmad Komarudin. Rumahnya di Srekitik dekat jalan utama. 

Untuk hadiahnya bermacam macam, untuk anak anak hadiahnya berupa buku, pensil dan alat tulis serta jajanan 1 renteng. Untuk emak emak hadiahnya perabotan dapur, seperti piring, gelas, tampah plastic, ember, gayung, dan lain sebagainya. Dan tentunya di lomba ini tidak mengutamakan hadiah, karena kebersamaan dalam kegembiraan adalah yang utama. Sebagai wujud perayaan kemerdekaan Republik Indonesia. 

Nah, buat kalian yang sedang merantau di luar sana, atau yang mungkin sedang jadi TKI di luar negeri, inilah sedikit cerita tentang kabar yang ada di Sidoagung kita ini yang semoga saja bisa mengobati rasa rindu kalian warga Sidoagung yang sedang ada di perantauan. 

Sekarang dusun Pacalbalung semakin maju, karena jalan jalan sudah mulai di cor. Setiap malam di adakan ronda. Bukan karena ada maling, tapi sebagai bentuk solidaritas warga, dan juga untuk mengumpulkan keping rupiah dari setiap warga yang jika sudah terkumpul nanti, akan di gunakan untuk pembangunan jalan, agar Sidoagung khususnya Pacalbalung semakin maju. Selesai.

By Admin : Amir Mahmud

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pacalbalung Sukses Gelar Lomba Agustusan 2017 di Lapangan Voli Mbah Toro"

Posting Komentar